Rabu, 04 April 2018

Ketika Dunia menguji

Ketika Dunia Menguji
Suatu hari di suatu sekolah diadakan sebuah ujian, setiap siswapun belajar dan berusaha dg keras, ujian pun selesai dan prakiraan nilai pun di Pampang di Mading sekolah,semua siswa dg semangat dan berdesakkan mengamati hasil prakiraan nilai tsb.
"Alhamdulillah,prakiraan nilai ku terhitung baik"Hadi berkata.tinggal aku menunggu hasil sbnarnya,"lanjutnya dalam hati
Hari demi hari ,hari yang di nanti pun tiba.guru kelas Hadi akan membacakan hasil ujian tsb,setelah hasil tsb dibacakan oleh kepala sekolah,namun sayang apa yang diharapkan Hadi justru berbuah sebaliknya.guru kelas Hadi datang dan berkata.
"Kenapa nilai mu jelek sekali Hadi,?"
Hadi tersentak, bagaimana mungkin? katanya dalam hati
"Pak,aku ingin melihat nilai ku?"jawabnya lirih,ia merasa malu baik pada gurunya,teman sekelas nya bhkan satu sekolah,karena hasil ujian itu sudah di bacakan oleh kepala sekolah di depan semua guru,bukan semua guru tapi semua penghuni sekolah..
"Pak,kapan nilainya dibagikan"
Ulang Hadi, andaikan tak sabar ingin nya Hadi keluar dari kelas dan menangis sepuasnya.yah betul nilai bukan segalanya,tapi membuat kecewa orang yang percaya itu yang apa apa,,.
Sudah 3 hari setelah hasil keseluruhan d bacakan,raut wajah Hadi tak berubah masih sama seperti saat pengumuman nilai itu di bacakan,yah betul kelasnya menjadi juara umum,tapi masih ada rasa kecewa dalam hati nya ,kenapa nilai nya bisa seperti itu?..apa yang kurang?. belajar ku?doaku?atau apa yang kurang..
"Aku malu pada guruku,aku malu pada kepala sekolah".kembali iya meratap.
Tibalah disaat nilai perorangan dibagikan,Hadi dengan antusias mengacak acak setiap lembar nilainya,meneliti mana nilainya yang jelek dan dia terkaget, ko ada pljaran kelas satu di daftar nilainya,
"Oh,ini yang membuat nilai rata rata ku turun"
Dia tersenyum dan langsung berlari menuju ruangan guru.
"Pak,ini yang menyebabkan nilai saya turun pak,ini bukan pelajaran kelas saya pak,"Hadi masih terengah, terpancar rasa lega yang amat sangat, ternyata bukan karena usahanya nilai nya jelek' tapi karena sebuah kesalahan kecil.
"Iya Hadi,kami juga menyadarinya"sambil tersenyum guru itu berkata..
Begitulah dunia,terkadang bercanda dan mengajari kita..
Itu hanya dalam kelas, bagaimana kalau cakupannya adalah suatu negara di hadapan seluruh penduduknya,atau malah seluruh dunia dan yang membacakan hasilnya adalah pemimpin Dunia..
Ah dunia candamu hampir meruntuhkan ku..😂😂😂

Tidak ada komentar:

Posting Komentar